Hiburan

Stereotipe yang Sering Membuat Freelancer Geleng Kepala

Kamu pekerja freelance? pasti sering mengalami hal ini...

Qencan.com || Bagi saya, bekerja freelance itu sangat menyenangkan karena kita bisa memilih apa yang akan kita kerjakan untuk mengisi waktu luang tersebut.

Meskipun hampir sebagian besar job saya berhubungan dengan dunia tulis menulis, namun sesekali saya juga menerima job dibidang lain mulai dari optimasi seo sampai dengan membuatkan website.

Selain itu jam kerja juga lebih fleksible, kita bisa bekerja kapanpun dan dimanapun. Bahkan dulu waktu masih kuliah saya pernah mengerjakan pekerjaan didalam kelas sewaktu dosen menerangkan materi kuliah.

Namun apa yang saya anggap menyenangkan ternyata tidak selamanya seperti itu.

hidup kamu kok enak banget sih, gak pernah kerja tapi duit selalu ada

Ungkapan semacam ini pasti sering kamu dengar jika kamu adalah seorang pekerja freelance. Kebebasan dalam bekerja yang sangat luas itu membuat beberapa orang tidak mengetahui apa yang saat ini sedang kamu lakukan.

Padahalal sama saja, kamu juga pernah dibuat pusing tujuh keliling oleh yang namanya pekerjaan, meskipun menyandang sebagai seorang freelancer.

Macam-macam Stereotipe yang Sering di Alami Pekerja Freelance

Dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba untuk berbagi tentang bagian gak enaknya menjadi seorang pekerja freelance. Apa saja itu, yuk scroll kebawah lagi.

Pekerja Freelance pict by pixabay.com

1. Dibilang Gak Punya Pekerjaan

Gak enaknya menjadi seorang freelance yang pertama adalah dianggap tidak memiliki pekerjaan. Karena kamu gak pernah keluar dengan pakaian rapi lengkap dengan ransel dan sepatu pantofel, orang sekitar gak pernah sadar bahwa kamu juga memiliki pekerjaan.

Baca Juga : Cara Menjadi Penulis Lepas untuk Pemula Sampai Menghasilkan Rupiah

diem dirumah mulu, cari kerja sana

Orang tahunya kamu Cuma doprok dirumah aja dan ngabisin duit orang tua. Cukup bikin kesel memang, apalagi kalo lawan bicaranya adalah orang tua, mau dikasih tau pekerjaan freelance juga gak bakal paham.

2. Dianggap Pemalas

Ini sebenarnya masih ada kaitannya dengan point diatas sih, karena orang taunya kamu nganggur dan gak memiliki pekerjaan, kamu di cap sebagai seorang yang pemalas.

Kalo bagi saya sih ini bukan bagian gak enak menjadi seorang freelancer, karena faktanya memang saya pemalas wkwkwk..

Tapi sebenarnya ada juga lho pekerja freelance yang gak pemalas seperti saya, bahkan kebanyakan mereka adalah pekerja yang rajin. Mereka rela begadang didepan laptop hanya untuk mengejar dateline yang kian dekat.

Masih bilang kalau pekerja freelance itu pemalas karena terlihat gak punya pekerjaan?

3. Tidak Memiliki Waktu Libur yang sama seperti temannya

Kalo ini bukan stereotipe sih, tapi ini menjadi salah satu bagian yang paling gak enak menjadi seorang freelancer, yaitu sulit menyamakan waktu libur dengan teman-teman kita yang memiliki jam kerja resmi.

Di saat kita libur mereka sedang bekerja, namun ketika weekend kadang kita masih harus berkutat dengan pekerjaan.

Kalo sudah seperti ini ya mau gak mau harus jalan sendiri, atau kalau nggak tidur seharian dirumah.

4. Dianggap Hidupnya Enak

Seorang pekerja freelance memang tidak dibayar bulanan, tapi tergantung dari seberapa banyak project yang berhasil ia selesaikan. Semakin banyak pekerjaan yang berhasil ia selesaikan, tentu saja fee yang akan diterima semakin besar.

Dan disinilah biangnya, sialnya orang yang tau kita sebagai pekerja freelance menganggap hidup kita itu nyenengin banget.

Bekerja skedarnya tapi hasilnya lumayan. Bisa bangun siang tapi pekerjaan masih lancar.

Padahal faktanya juga sama aja, sesekali kita juga pernah dibuat pusing karena pekerjaan yang sepertinya sulit untuk diselesaikan.

5. Diangap Orang yang Melek Teknologi

Pekerjaan freelance memang kebanyakan bergerak dalam industri kreatif mulai dari membuat artwork, desain, membuat konten, website, membuat aplikasi, dan masih banyak lagi lainnya.

Karena pekerjaan kita identik dengan teknologi, akhirnya orang-orang menganggap bahwa kita itu wikipedianya bab tekologi.

Baca Juga : Tips Marketing Produk di Era Digital yang Terbukti Ampuh

Ini yang paling menyebalkan, kadang laptop rusak juga ditanyaian kenapa? Padahal seorang freelance biasanya juga menguasai suatu hal hanya dalam satu bidang saja.

Itulah beberapa stereotipe yang sering dialami oleh seorang freelance. Tapi tetap saja, itu hanya anggapan orang, saya sendiri tidak terlalu terganggu mengenai hal itu. tapi sama seperti judul yang saya gunakan, kadang ini juga membuat saya geleng-geleng sendiri.

Kamu sendiri gimana? Mau menambahkan?

**Kamu juga bisa membagikan ceritamu di Qencan, silahkan mendaftar dan tulis ceritamu :)

Tags

Daisyhill

im fallin in love with the music, the road, the dark, the light, all the shit and myself

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close