Sosial

Tangan Kanan Memberi, Tangan Kiri Jangan Sampai Tau

Qencan.com || Tangan kanan memberi, tangan kiri jangan sampai tau. Ini ungkapan yang sebenarnya ingin mengajarkan seseorang bisa ikhlas dalam memberikan sesuatu. Ungkapan tersebut diambil dari salah satu hadist nabi yang menjelaskan tentang amalan bersedekah yang utama hendaklah diiringi dengan keikhlasan.

 

Mengapa Harus Ikhlas sih?

Kenapa kita dilarang mengungkit-ungkit setiap kebaikan yang sudah pernah kita lakukan? Alasannya sederhana, sebab Tuhan saja tak pernah mengungkit segala nikmat tak terhitung yang diberikannya kepada manusia. Ketika kita berbuat baik pada orang lain, sebenarnya itu adalah bentuk syukur yang kita lakukan kepada Tuhan karena kita sudah diberi nikmat yang tak terhitunga.

Hidup, sehat, panca indra, wajah, keluarga, waktu dan semuanya yang sudah diberika  Tuhan pada kita sungguh tak pernah bisa kita hitung, tak mampu kita tuliskan. Sebab itulah kita diminta sedikit saja berbagi pada orang lain, sebagai bentuk rasa syukur yang tak seberapa. Lalu dari yang sedikit itu masih saja kita mau mengungkit dan menghitung-hitung? Sungguh manusia makhluk yang kikir dan kufur.

 

Ikhlas Pemantik Rezeki Lebih Banyak

Berbagi dengan tangan kanan, lalu tangan kiri melupakan, kebaikannya untuk kita sendiri. Orang yang ikhlas dalam memberikan sesuatu pada orang lain akan berdampak pada rezeki yang ia dapatkan.

Sedekah itu semacam investasi untuk rezeki kita di masa mendatang. Hal itu sebagaimana yang dijanjikan Tuhan dalam Al Quran. Bahkan bukan hanya Muslim yang mengamalkannya, ummat manusia yang mengamalkan sedekah tersebut juga akan merasakan kebaikan dan keluasan rezeki yang ia dapatkan.

Bila kamu ingin kaya, maka konsep otak kanannya adalah sedekah, konsep otak kirinya adalah menabung. Kalau dua hal ini kamu kombinasikan dengan tepat, maka rezeki kamu akan berkembang dengan baik.

 

Ketika Orang Lain Mendoakan

Setiap kebaikan yang kita berikan pada orang lain semestinya kita lupakan, jangan diingat-ingat. Kebaikannya bukan pada saat kita mengingat apa yang sudah kita berikan pada orang lain, tapi asalnya dari doa orang-orang yang menerima kebaikan kita.

Seorang yang kita beri sesuatu dengan tanpa kita menyebut-nyebutnya di hadapan orang akan merasa terkesan, berterima kasih dan doa-doanya pun akan mengalir untuk kita. Doa itulah yang akan menjadi awal kebahagiaan hidup, keberkahan rezeki dan apa-apa yang bakal tidak pernah kita pikirkan. Begitulah ajaibnya doa dari orang-orang yang kita beri sesuatu tanpa kita pernah menyebut-nyebutnya di hadapan orang lain.

**Kamu juga bisa membagikan ceritamu di Qencan, silahkan mendaftar dan tulis ceritamu :)

Tags

Admin Qencan

Setiap orang memiliki cerita sendiri dan qencan.com adalah wadah bagi anak muda untuk saling berbagi dan terhubung kepada pemuda lain di Indonesia

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close